Tuesday, September 10, 2013

MNLF Serang Kota Zamboanga, 6 Orang Tewas 220 Disandera

ZAMBOANGA CITY, FILIPINA SELATAN (voa-islam.com) - Pasukan Front Pembebasan Nasional Moro (MNLF) menyerang Zamboanga City di Filipina selatan pada Senin (9/9/2013) menyebabkan enam orang, termasuk seorang Marinir tewas dan sekitar 220 warga dipil disandera.
Pertempuran berkecamuk di beberapa desa yang diduduki pasukan pejuang Filipina tersebut. Para penembak jitu MNLF juga menembaki polisi dan sasaran-sasaran militer.

Para walikota setempat Maria Isabelle Salazar telah menunda semua kelas di Zamboanga karena kekerasan tersebut.

Laporan awal mengatakan para penyerang adalah pengikut Nur Misuari, pemimpin dari MNLF, yang sebelumnya telah menuduh Manila tidak menghormati perjanjian perdamaian tahun 1996 yang ditandatangani dengan mantan kelompok pejuang Filipina tersebut.

Berbagai laporan mengatakan pejuang MNLF bersenjata berat berhasil menyelinap dengan kapal-kapal sebelum fajar dan meluncurkan serangan saat matahari terbit. Tidak segera diketahui mengapa Komando Mindanao Barat gagal mencegah serangan itu, tapi jelas bahwa intelijen telah gagal.

Seorang petempur berseragam MNLF, Hasimin Hussin, yang menempatkan diri di dekat desa Santa Barbara, mengatakan kepada jaringan radio Radyo Agong bahwa mereka berasal dari provinsi Sulu dan berada di bawah komando Haber Malik, seorang letnan dari Misuari. Dia mengatakan mereka berjuang untuk kemerdekaan.

Misuari mencalonkan diri sebagai gubernur di wilayah otonomi Muslim di Mei tahun ini, namun kalah. Dia juga memerintah mencalonkan diri sebanyak tiga kali sebagai gubernur di provinsi Sulu pada tahun-tahun sebelumnya dan juga kalah.

Serangan itu adalah yang kedua sejak tahun 2001 setelah pasukan MNLF yang setia kepada Misuari juga melancarkan serangan di Zamboanga dan pertempuran tersebut menyebabkan lebih dari 100 orang tewas. (an/tme)

0 comments:

Post a Comment

 

Blogroll

About